Kontraksi Mesin Pencernaan
Mikrobiom ialah pengiling makanan dalam usus. Kontraksi impulsif susukan pencernaan memainkan tugas penting pada hampir semua binatang dan memastikan fungsi usus sehat. Invertebrata sederhana sampai insan mempunyai pola yang sama dimana kontraksi otot ritmis memudahkan pengangkutan dan pencampuran isi usus.
Kontraksi di dalam usus dikenal sebagai peristaltik dan sangat penting untuk proses pencernaan. Berbagai penyakit pada susukan pencernaan menyerupai radang usus parah pada insan tanggapan dari gangguan pada peristaltik normal.
Sangat sedikit peneliti yang fokus meneliti faktor-faktor yang mendasari kontraksi ini. Sekarang untuk pertama kalinya tim peneliti Zoological Institute di Kiel University menunjukan bahwa kolonisasi kuman usus memainkan tugas penting dalam mengendalikan fungsi peristaltik.
Para ilmuwan melaporkan referensi polip air tawar Hydra dimana pemicu kontraksi impulsif normal dari jaringan otot dari sistem saraf. Ritme tertentu dan tanpa stimulasi eksternal mengeluarkan impuls listrik yang kesudahannya mencapai otot polos dinding usus dan mengakibatkan berkontraksi.
"Contoh dari polip air tawar sederhana Hydra telah mengatakan kepada kita bahwa kolonisasi kuman mikrobiom pada organisme sanggup mempengaruhi kontraksi rongga pencernaan," kata Thomas Bosch.
Tidak menyerupai organisme lain yang lebih kompleks, Hydra tidak mempunyai usus dalam arti sebenarnya. Rongga badan sederhana diasumsikan sebagai fungsi susukan pencernaan. Jaringan sekitarnya juga mengatakan kontraksi khas yang terkait usus.
Para peneliti membandingkan Hydra normal yang mempunyai kolonisasi kuman khas dengan mikrobioma yang benar-benar dikeluarkan dengan koktail antibiotik. Organisme tanpa kolonisasi kuman mengatakan pengurangan kontraksi, irama gerakan terganggu dan jeda antar kontraksi lebih lama.
Komentar
Posting Komentar