Estimasi Fisik Alien Berdasarkan Teori Evolusi




Alien mungkin lebih ibarat diri kita sendiri. Film-film Hollywood dan fiksi ilmiah menceritakan alien ibarat monster yang sangat berbeda dengan manusia, namun sebuah tim peneliti dari University of Oxford mengusulkan kita mempunyai banyak kesamaan dengan para tetangga ekstra-terestrial.
Sebuah tim menyampaikan analisis untuk pertama kalinya bagaimana teori evolusi untuk prediksi alien dan lebih memahami tingkah lakunmya. Mereka memperlihatkan bahwa alien terbentuk oleh proses dan prosedur yang sama dalam membentuk insan dalam seleksi alam.
Sam Levin, zoolog di University of Oxford, menyampaikan teori Charles Darwin mendukung argumen bahwa bentuk kehidupan aneh mengalami seleksi alam dan ibarat insan akan menjelma lebih efesien dan lebih berpengaruh dari waktu ke waktu.
"Tugas fundamental astrobiologi memikirkan ihwal kehidupan ekstra-terestrial ibarat itu. Tapi menciptakan prediksi ihwal alien sangat sulit. Satu teladan kehidupan di Bumi untuk diekstrapolasikan," kata Levin.
"Pendekatan masa kemudian di bidang astrobiologi sebagian besar bersifat mekanistik, mengambil apa yang kita lihat di Bumi dan apa yang kita ketahui ihwal kimia, geologi, dan fisika untuk menciptakan prediksi ihwal alien," kata Levin.
"Kami memperlihatkan pendekatan alternatif memakai teori evolusioner untuk menciptakan prediksi independen dari detail Bumi. Ini pendekatan berkhasiat alasannya yaitu prediksi teoritis akan berlaku untuk alien yang berbasis silikon, tidak mempunyai DNA dan terpapar nitrogen, misalnya," kata Levin.
Levin dan rekan memakai pendekatan seleksi alam dunia aneh sebagai kerangka kerja dan bagaimana kompleksitas akan muncul di luar angkasa. Di bumi, kompleksitas spesies meningkat sebagai akhir dari beberapa insiden yang dikenal sebagai transisi besar.
Transisi ini terjadi dikala sekelompok organisme berevolusi menjadi organisme tingkat tinggi dikala mahkluk bersel tunggal menjadi organisme multi-seluler. Teori dan data empiris memperlihatkan syarat transisi besar kalau terjadi perubahan kondisi ekstrim.
"Kita belum sanggup menyampaikan apakah alien akan bipedal atau mempunyai mata hijau besar. Tapi teori evolusi memperlihatkan alat pelengkap yang unik untuk mencoba memahami ibarat apa alien dan kami memperlihatkan beberapa teladan prediksi," kata Levin.
"Alien harus mengalami transisi besar untuk menjadi lebih kompleks ibarat syarat muncul spesies di bumi. Kita sanggup menyampaikan bahwa ada tingkat prediktabilitas terhadap evolusi yang akan mengakibatkan mereka terlihat ibarat kita," kata Levin.
"Seperti manusia, kita memprediksi bahwa mereka terdiri dari hierarki entitas yang semuanya bekerja sama untuk menghasilkan alien. Pada setiap tingkat organisme akan ada prosedur untuk menghilangkan konflik, memelihara kerja sama, dan menjaga fungsi organisme," kata Levin.
"Ada ratusan planet layak huni di galaksi kita sendiri. Kita tidak sanggup menyampaikan apakah kita sendirian atau tidak, tapi kita telah maju sedikit dalam menjawab pertanyaan: apa yang akan kita lakukan? Sama ibarat apa yang akan mereka lakukan," kata Levin. 

Komentar